Lewati ke konten utama
Jokify

› Kampus & Jurusan

Format dan Pedoman Penulisan Skripsi: Margin, Font, Spasi, dan Nomor Halaman

Tim Editor Metodologi Jokify · Terbit

Format dan Pedoman Penulisan Skripsi: Margin, Font, Spasi, dan Nomor Halaman

Format penulisan skripsi di Indonesia umumnya memakai kertas A4, huruf Times New Roman 12 pt, spasi 1,5 atau 2, margin kiri 4 cm, serta nomor halaman berangka Romawi kecil untuk bagian awal dan angka Arab mulai Bab I. Tidak ada standar nasional untuk tata letak skripsi, sehingga pedoman fakultas atau program studi Anda selalu menjadi acuan terakhir. Artikel ini merangkum ketentuan yang paling umum, membandingkannya dengan pedoman tiga kampus, dan menunjukkan cara menerapkannya di Microsoft Word.

Ringkasan Format Penulisan Skripsi

UnsurKetentuan yang umumVariasi yang perlu dicek
KertasHVS A4, 70–80 gramGramatur, warna sampul, dan jenis jilid ditetapkan fakultas
HurufTimes New Roman 12 ptIsi tabel boleh lebih kecil; sebagian kampus memakai huruf lain
Spasi1,5Spasi 2 di sebagian prodi; spasi 1 untuk kutipan panjang, tabel, dan abstrak
MarginKiri 4 cm untuk ruang jilidSisi atas, kanan, dan bawah berkisar 2,54–4 cm
Nomor halamanRomawi kecil untuk bagian awal, angka Arab mulai Bab ILetak kanan atas atau kanan bawah; halaman awal bab di tengah bawah atau dikosongkan
Tabel dan gambarJudul tabel di atas tabel, judul gambar di bawah gambarPenomoran per bab (Tabel 2.1) atau berurutan (Tabel 1)

Dalam artikel ini, margin selalu ditulis dengan urutan kiri, atas, kanan, bawah. Margin 4-3-3-3 berarti kiri 4 cm, sedangkan atas, kanan, dan bawah masing-masing 3 cm.

Contoh Perbedaan Pedoman di Tiga Kampus

Tiga pedoman berikut memperlihatkan bahwa kampus yang berbeda, bahkan prodi yang berbeda, bisa menetapkan aturan yang tidak sama.

KetentuanPNJ, Teknik Sipil D4 (2022)UMY, Prodi AgribisnisUKI Toraja, Pendidikan Bahasa Inggris (2018)
KertasHVS A4 70 gramHVS A4 80 gramHVS A4 80 gram
HurufTimes New Roman 12 ptTimes New Roman 12 ptTimes New Roman 12 pt
Spasi1,5; kutipan panjang dan isi tabel 1 spasi1,5; intisari, kutipan langsung, tabel, dan lampiran 1 spasi2 (spasi ganda)
Margin (kiri-atas-kanan-bawah)4–2,54–2,54–2,54 cm4–4–3–3 cm4–4–3–3 cm
Nomor halaman isiKanan bawahKanan atasKanan atas
Nomor halaman awal babTengah bawahDikosongkanTengah bawah
Nomor bagian awalRomawi kecil, tengah bawahRomawi kecil, tengah bawahRomawi kecil, tengah bawah
Penomoran subbabDesimal: 1.1 dan 1.1.1Huruf lalu angka: A, B, C, kemudian 1, 2, 3Anak subbab angka Arab, cucu subbab huruf kecil

Sumber: pedoman penulisan skripsi Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta revisi Maret 2022, panduan penyusunan skripsi Prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan panduan penulisan skripsi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UKI Toraja 2018 (tautan di bagian Referensi).

Ketiganya sama-sama memakai A4 dan Times New Roman 12 pt, tetapi berbeda pada spasi, margin atas, dan letak nomor halaman. Itu sebabnya templat dari senior di kampus lain, atau dari edisi pedoman yang lama, tidak bisa dipakai begitu saja.

Sistematika Skripsi dari Bagian Awal sampai Lampiran

Susunan bab skripsi relatif seragam, meskipun nama dan rinciannya bervariasi:

  • Bagian awal: halaman sampul, halaman judul, halaman persetujuan dan pengesahan, pernyataan keaslian, kata pengantar, abstrak berbahasa Indonesia dan Inggris, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran. Cara menulis ringkasan penelitian yang padat dibahas dalam cara menulis abstrak skripsi.
  • Bab I Pendahuluan: latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan batasan penelitian; isinya diuraikan dalam panduan menulis Bab 1 skripsi.
  • Bab II Tinjauan Pustaka: landasan teori, penelitian terdahulu, kerangka berpikir, dan hipotesis bila ada; lihat cara menyusun kerangka teori.
  • Bab III Metode Penelitian: desain, populasi dan sampel atau subjek, instrumen, serta teknik analisis; lihat cara menyusun metodologi penelitian.
  • Bab IV Hasil dan Pembahasan: temuan beserta interpretasinya terhadap teori dan penelitian terdahulu. Sebagian prodi, terutama di bidang eksakta dan teknik, memisahkan hasil dan pembahasan menjadi dua bab.
  • Bab V Penutup: simpulan dan saran.
  • Bagian akhir: daftar pustaka dan lampiran.

Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 Pasal 18 ayat (9) juga membolehkan tugas akhir sarjana berbentuk prototipe, proyek, atau bentuk sejenis selain skripsi, dan sebagian prodi meminta naskah berformat artikel jurnal. Karena itu, sistematika di prodi Anda bisa berbeda dari susunan lima bab di atas.

Penomoran Bab, Subbab, dan Halaman

Dua Sistem Penomoran Bab dan Subbab

Pedoman di Indonesia umumnya memakai salah satu dari dua sistem berikut. Pilih satu sesuai pedoman dan jangan mencampurnya dalam satu naskah.

  • Sistem desimal: BAB I, lalu 1.1, 1.1.1, dan seterusnya. Sistem ini dipakai pedoman PNJ di atas.
  • Sistem huruf dan angka: I, lalu A, 1, a, dan 1), seperti derajat rincian dalam pedoman UMY.

Judul bab biasanya ditulis dengan huruf kapital, dicetak tebal, dan diletakkan di tengah. Ukurannya sering sama dengan teks (12 pt) atau sedikit lebih besar; ikuti angka yang tertulis di pedoman Anda.

Penomoran Halaman yang Benar

  • Halaman judul tidak diberi nomor, tetapi tetap dihitung.
  • Bagian awal sampai daftar lampiran memakai angka Romawi kecil (i, ii, iii) di tengah bawah.
  • Bagian isi dimulai dari angka 1 pada Bab I dan memakai angka Arab sampai halaman terakhir, dengan letak kanan atas atau kanan bawah sesuai pedoman.
  • Halaman awal bab diperlakukan berbeda oleh tiap pedoman: sebagian mencetak nomornya di tengah bawah, sebagian lain mengosongkannya. Kedua cara itu sah selama Anda mengikuti pedoman yang berlaku dan konsisten di seluruh bab.

Aturan Tabel, Gambar, dan Sumbernya

Aturan berikut tercantum di pedoman PNJ dan UKI Toraja dan banyak dipakai kampus lain:

  • Nomor dan judul tabel diletakkan di atas tabel, sedangkan nomor dan judul gambar diletakkan di bawah gambar.
  • Penomoran mengikuti nomor bab, misalnya Tabel 2.1 untuk tabel pertama di Bab II, kecuali pedoman meminta penomoran berurutan.
  • Sumber data atau rujukan dituliskan di bawah tabel atau gambar.
  • Tabel tidak memakai garis vertikal. Jika tabel berlanjut ke halaman berikutnya, ulangi kepala tabelnya.
  • Isi tabel boleh memakai huruf lebih kecil dengan spasi 1 agar muat.

Contoh penulisan judul dan sumber tabel:

Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Sumber: data primer yang diolah

Sesuaikan contoh ini dengan pedoman dan data penelitian Anda; jangan disalin mentah.

Ejaan, Huruf Miring, dan Penulisan Angka

Ejaan yang berlaku adalah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi V (EYD V), yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Nomor 0424/I/BS.00.01/2022. Tiga kaidah yang paling sering dicoret pembimbing:

  • Huruf miring dipakai untuk kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing, misalnya purposive sampling, serta untuk judul buku dan nama media yang dikutip, termasuk dalam daftar pustaka. Nama ilmiah seperti Garcinia mangostana juga dimiringkan.
  • Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu kata ditulis dengan huruf, misalnya "tiga kali", kecuali jika dipakai berurutan dalam perincian. Ukuran dan nilai, seperti 5 kilogram, 5%, atau Rp5.000,00, ditulis dengan angka.
  • Bilangan di awal kalimat yang terdiri atas lebih dari satu kata didahului kata seperti "sebanyak" atau "sejumlah", misalnya "Sebanyak 120 responden mengisi kuesioner", atau kalimatnya disusun ulang.

Pedoman kampus kadang menetapkan aturan teknis sendiri. Pedoman PNJ, misalnya, meminta bilangan ditulis dengan angka kecuali di awal kalimat. Jika pedoman Anda mengatur demikian, ikuti pedoman itu secara konsisten.

Gaya sitasi juga ditetapkan pedoman. APA lazim di ilmu sosial, psikologi, dan pendidikan, Vancouver di kesehatan, dan IEEE di teknik, sementara sebagian kampus memiliki gaya sendiri. Aturan lengkap APA dibahas dalam panduan sitasi APA edisi 7, dan pengelola referensi seperti Mendeley atau Zotero membantu menjaga sitasi dan daftar pustaka tetap cocok.

Cara Mengatur Format Skripsi di Microsoft Word

Label menu berikut mengacu pada Microsoft Word untuk Microsoft 365 berbahasa Inggris; versi lain atau tampilan berbahasa Indonesia dapat memakai label yang berbeda.

Gunakan Styles untuk Judul Bab dan Subbab

Terapkan style Heading 1 untuk judul bab, Heading 2 untuk subbab, dan Heading 3 untuk anak subbab, lalu ubah definisi style tersebut sesuai pedoman (huruf, ukuran, spasi). Daftar isi otomatis dan nomor tabel per bab hanya bekerja jika judul memakai style ini secara konsisten.

Nomor Halaman Romawi dan Arab dalam Satu File

  1. Letakkan kursor di akhir halaman terakhir bagian awal, tepat sebelum Bab I.
  2. Pilih Layout > Breaks > Next Page untuk membuat section break.
  3. Klik dua kali area footer di halaman Bab I, lalu matikan Link to Previous pada tab Header & Footer. Jika nomor halaman ada di header, matikan juga tautan header-nya, karena header dan footer ditautkan secara terpisah.
  4. Di bagian awal, buka Insert > Page Number > Format Page Numbers, lalu pilih format i, ii, iii.
  5. Di Bab I, buka lagi Format Page Numbers, pilih format 1, 2, 3, dan isi Start at dengan 1.
  6. Jika halaman awal bab harus bernomor di tengah bawah sementara halaman lain di kanan, mulai setiap bab dengan section break dan centang Different First Page pada tab Header & Footer.

Daftar Isi dan Nomor Tabel Otomatis

  • Daftar isi: pilih References > Table of Contents. Setelah revisi, klik Update Table agar nomor halaman ikut diperbarui.
  • Judul tabel dan gambar: pilih References > Insert Caption. Untuk format Tabel 2.1, terapkan penomoran bab dengan daftar bertingkat (multilevel list) pada Heading 1, lalu pada tombol Numbering centang Include chapter number. Word mengambil nomor bab persis seperti yang tampil di judul bab, sehingga bab bernomor Romawi (BAB II) umumnya menghasilkan judul seperti Tabel II.1; periksa apakah pedoman Anda menerima format itu.
  • Daftar tabel dan daftar gambar: pilih References > Insert Table of Figures setelah semua judul dibuat dengan Insert Caption.

Kesalahan Format yang Sering Dicoret Pembimbing

  • Memakai templat senior atau kampus lain tanpa mencocokkannya dengan pedoman edisi terbaru.
  • Spasi dan huruf berubah-ubah karena menempelkan teks dari sumber lain. Tempel sebagai teks saja (Keep Text Only), lalu terapkan style.
  • Nomor halaman diketik manual sehingga berantakan setiap kali naskah direvisi.
  • Daftar isi diketik manual dan tidak cocok dengan nomor halaman sebenarnya.
  • Judul tabel diletakkan di bawah tabel atau sistem penomorannya bercampur antarbab.
  • Istilah asing tidak dimiringkan, atau dimiringkan di satu bab tetapi tidak di bab lain.
  • Daftar pustaka tidak cocok dengan sitasi: ada sumber yang dikutip tetapi tidak tercantum, atau sebaliknya.

Daftar Periksa Sebelum Mengumpulkan Naskah

  • Margin, huruf, dan spasi sudah sesuai pedoman edisi yang berlaku untuk angkatan Anda.
  • Halaman judul tidak bernomor; bagian awal bernomor Romawi kecil; Bab I dimulai dari angka 1.
  • Letak nomor halaman awal bab sudah sesuai pedoman dan konsisten di semua bab.
  • Semua judul bab dan subbab memakai style dan sistem penomoran yang sama.
  • Daftar isi, daftar tabel, dan daftar gambar sudah diperbarui setelah revisi terakhir.
  • Setiap tabel dan gambar bernomor, berjudul di posisi yang benar, dan mencantumkan sumber.
  • Istilah asing dan nama ilmiah dimiringkan secara konsisten.
  • Setiap sitasi tercantum di daftar pustaka, dan setiap entri daftar pustaka dikutip di naskah.
  • Abstrak, halaman pengesahan, dan pernyataan keaslian sesuai format serta sudah ditandatangani.

Kesimpulan

Format skripsi tidak perlu dihafal, tetapi harus dicocokkan dengan pedoman yang berlaku untuk prodi dan angkatan Anda. Atur style, nomor halaman, dan judul tabel sejak halaman pertama agar revisi tidak merusak tata letak. Sisihkan waktu untuk memeriksa format sebelum setiap pengumpulan, karena kesalahan kecil yang berulang mudah terlihat oleh pembimbing dan penguji.

Jika naskah Anda sudah selesai dan ingin dipastikan sesuai pedoman kampus, layanan edit dan proofreading skripsi Jokify memeriksa ejaan, konsistensi istilah, penomoran, format sitasi, serta margin dan spasi pada naskah yang Anda tulis sendiri, berdasarkan pedoman yang Anda kirimkan. Bagian yang menyangkut substansi ditandai untuk Anda perbaiki, sehingga Anda tetap memahami setiap perubahan dan siap mempertanggungjawabkannya saat sidang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa ukuran margin skripsi yang benar?

Tidak ada satu ukuran yang berlaku nasional. Margin kiri 4 cm hampir selalu dipakai sebagai ruang jilid, sedangkan sisi lainnya berkisar 2,54–4 cm. Pedoman PNJ, misalnya, memakai 4–2,54–2,54–2,54 cm, sedangkan UMY dan UKI Toraja memakai 4–4–3–3 cm.

Apakah skripsi wajib memakai Times New Roman 12?

Times New Roman 12 pt adalah ketentuan yang paling sering ditemui, termasuk di ketiga pedoman yang dibandingkan di atas. Namun, jenis dan ukuran huruf tetap ditetapkan pedoman kampus. Isi tabel dan judul di halaman sampul biasanya boleh memakai ukuran berbeda.

Apakah daftar pustaka diketik satu spasi?

Pedoman kampus berbeda-beda: sebagian meminta setiap entri diketik satu spasi dengan jarak antarentri yang lebih longgar, sebagian lain, seperti PNJ, menetapkan jarak antarreferensi 1 spasi. Manual APA edisi 7 sendiri memakai spasi ganda dengan indentasi gantung, sehingga hasilnya bisa berbeda. Jika pedoman kampus dan gaya sitasi tidak sejalan, ikuti pedoman kampus.

Apakah format proposal sama dengan format skripsi?

Umumnya sama dalam huruf, spasi, dan margin, tetapi ada perbedaan kecil. Pedoman UMY, misalnya, tidak memberi nomor pada bagian awal usulan penelitian, sedangkan bagian awal skripsi diberi nomor Romawi kecil. Proposal biasanya berhenti di Bab III dan memakai bentuk rencana, misalnya "akan dilakukan".

Apa itu EYD V dan apa bedanya dengan PUEBI?

EYD V adalah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi V, yang ditetapkan pada 2022 dan menggantikan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Salah satu perubahannya menyangkut penulisan bilangan: EYD V menulis dengan huruf bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu kata. Jika pedoman kampus Anda masih merujuk PUEBI, periksa kaidah yang berubah di laman resmi EYD V.

Referensi

› terima konsultasi 24/7

Saatnya lulus tepat waktu.

Chat WhatsApp untuk konsultasi gratis. Kasih info: jurusan + kampus + bab/topik tugas. Kami balas estimasi harga & timeline dalam <24 jam.