Lewati ke konten utama
Jokify

› Panduan Tugas Akhir

Cara Mencari Jurnal Referensi Berkualitas untuk Skripsi

Tim Editor Metodologi Jokify · Terbit

Cara Mencari Jurnal Referensi Berkualitas untuk Skripsi

Cara mencari jurnal untuk skripsi yang efektif dimulai dari kata kunci yang tepat, lalu penelusuran di beberapa pangkalan data: GARUDA untuk jurnal Indonesia, Google Scholar untuk cakupan yang luas, serta DOAJ dan e-resources Perpusnas untuk teks lengkap yang gratis dan legal. Sebelum masuk daftar pustaka, setiap jurnal dicek kualitasnya melalui SINTA atau SCImago. Panduan ini memberi alur langkah demi langkah, contoh kata kunci, daftar periksa kualitas, dan cara mendapatkan artikel berbayar tanpa melanggar hak cipta.

Langkah Singkat Mencari Jurnal untuk Skripsi

  1. Turunkan kata kunci dari variabel dan konteks penelitian, dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
  2. Telusuri jurnal Indonesia di GARUDA, lalu buka artikelnya di situs jurnal.
  3. Perluas ke Google Scholar dengan tanda kutip, OR, tanda minus, dan filter tahun.
  4. Saring dari judul dan abstrak, lalu simpan kandidat ke manajer referensi.
  5. Cek kualitas jurnal: SINTA untuk jurnal nasional, SCImago atau Scopus untuk jurnal internasional, dan waspadai jurnal predator.
  6. Dapatkan teks lengkap secara legal: versi akses terbuka, perpustakaan kampus, e-resources Perpusnas, atau meminta langsung kepada penulis.
  7. Telusuri sitasi ke belakang lewat daftar pustaka artikel kunci dan ke depan lewat artikel yang mengutipnya.
  8. Catat jejak pencarian: basis data, kata kunci, tanggal, dan artikel yang dipakai.

Menyusun Kata Kunci dari Judul Penelitian

Kata kunci yang baik berasal dari konsep utama penelitian, bukan dari judul utuh. Pecah judul menjadi variabel, subjek, dan konteks, lalu siapkan padanan bahasa Inggris serta sinonimnya. Contoh untuk judul ilustratif "Pengaruh literasi keuangan terhadap minat investasi mahasiswa":

KonsepBahasa IndonesiaBahasa Inggris
Variabel Xliterasi keuanganfinancial literacy
Variabel Yminat investasi, niat investasiinvestment intention, investment interest
Subjekmahasiswauniversity students, college students

Gabungkan konsep itu menjadi untaian pencarian. Spasi di Google Scholar sudah berarti "dan", jadi Anda tidak perlu mengetik AND. Gunakan tanda kutip untuk frasa, OR berhuruf kapital untuk sinonim, dan tanda minus untuk membuang kata yang tidak relevan:

"literasi keuangan" "minat investasi" mahasiswa

"financial literacy" "investment intention" OR "investment interest" students -children

Jika hasilnya terlalu sedikit, kurangi satu konsep. Jika terlalu banyak, tambahkan konteks seperti "Indonesia" atau nama sektor. Kata kunci yang kabur biasanya menandakan topik yang belum tajam; cara memilih topik skripsi membantu mempersempitnya.

Mencari Jurnal Indonesia di GARUDA

GARUDA (Garba Rujukan Digital) adalah portal penelusuran artikel ilmiah Indonesia yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di garuda.kemdiktisaintek.go.id. Portal ini memuat jutaan artikel dari puluhan ribu jurnal dan prosiding Indonesia, sehingga cocok untuk mencari penelitian terdahulu dengan konteks lokal.

  1. Ketik kata kunci berbahasa Indonesia di kolom pencarian, atau buka pencarian lanjutan untuk membatasi ke judul, abstrak, penulis, DOI, sumber, penerbit, atau afiliasi.
  2. Pilih artikel yang relevan, lalu buka tautannya ke situs jurnal untuk mengunduh teks lengkap.
  3. Cek nama jurnalnya di SINTA (sinta.kemdiktisaintek.go.id) untuk melihat status akreditasinya.

Bedakan fungsi keduanya: GARUDA untuk menemukan artikel, SINTA untuk menilai jurnal. Peringkat SINTA berasal dari akreditasi jurnal, bukan dari jumlah sitasi. Sejak Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026, hasil akreditasi baru hanya berupa peringkat 1–4 atau tidak terakreditasi, sedangkan peringkat SINTA 5 dan SINTA 6 yang telah diberikan tetap berlaku sampai masa akreditasinya habis (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi [Kemdiktisaintek], 2026). Arti tiap peringkat dan cara mengeceknya dijelaskan di panduan peringkat SINTA. Peringkat SINTA juga tidak setara dengan kuartil Scopus.

Mencari di Google Scholar dengan Lebih Tajam

Google Scholar (scholar.google.com) gratis dan cakupannya paling luas, tetapi justru karena itu hasilnya perlu disaring.

  • Operator penulis. Ketik author:"nama penulis" untuk mencari karya penulis tertentu (Google, t.t.).
  • Pencarian lanjutan. Buka menu di sisi kiri atas untuk mencari di kolom penulis, judul, atau nama publikasi, sekaligus membatasi rentang tahun.
  • Filter tahun. Pilih opsi "Sejak [tahun]" atau "Rentang khusus" di panel kiri untuk menampilkan artikel terbaru, lalu sesuaikan dengan ketentuan prodi.
  • Tautan PDF. Label [PDF] di sebelah kanan hasil menandakan berkas yang dapat dibuka; tetap cek bahwa berkas itu versi resmi atau unggahan penulis.
  • Jumlah sitasi. Angka sitasi menunjukkan seberapa sering artikel dirujuk, tetapi wajar lebih kecil untuk artikel baru dan berbeda antarbidang. Jangan menilai mutu dari angka itu saja.

Terindeks Google Scholar tidak sama dengan berkualitas. Google Scholar mengumpulkan hampir semua dokumen yang tampak ilmiah, termasuk repositori, pracetak, dan artikel dari jurnal predator. Ciri jurnal predator dan cara menghindarinya dibahas di mengenal jurnal predator.

Cek Kualitas Jurnal sebelum Dikutip

Yang dicekCara mengecek
Akreditasi jurnal nasionalCari nama jurnal di SINTA dan lihat peringkatnya beserta periode akreditasinya
Kuartil jurnal internasionalCari di SCImago (scimagojr.com) atau Sources di Scopus; kuartil berlaku per bidang dan per tahun
Status akses terbukaCari jurnal di DOAJ (doaj.org), direktori jurnal akses terbuka yang menyeleksi anggotanya
Tanda jurnal predatorJanji terbit sangat cepat, undangan lewat surel massal, klaim indeks yang tidak bisa dibuktikan
Kecocokan artikelBaca abstrak, metode, dan sampelnya; pastikan relevan dengan variabel Anda

Kuartil di SCImago dihitung dari SJR, sedangkan Scopus Sources memakai persentil CiteScore, sehingga satu jurnal bisa mendapat kuartil berbeda di kedua situs atau di bidang yang berbeda. Jurnal yang baru terindeks sering belum punya kuartil, dan jurnal yang dihentikan Scopus tercantum di daftar discontinued titles. Rinciannya ada di memahami jurnal Scopus Q1–Q4.

Abstrak saja tidak cukup untuk dikutip. Jika artikel berbayar, coba jalur sah berikut sebelum menyerah:

  1. Versi akses terbuka. Cari judul artikel di Google Scholar dan buka tautan versi lainnya ("All versions" pada tampilan bahasa Inggris), atau pasang ekstensi Unpaywall (unpaywall.org) yang menampilkan tautan versi gratis yang sah bila tersedia.
  2. Perpustakaan kampus. Banyak kampus berlangganan basis data seperti Scopus, ProQuest, atau EBSCO yang dapat diakses dari jaringan kampus atau akun perpustakaan.
  3. E-resources Perpusnas. Perpustakaan Nasional melanggan jurnal dan buku elektronik yang dapat dipakai gratis oleh setiap anggota bernomor anggota sah. Pendaftaran anggota dilakukan daring melalui keanggotaan.perpusnas.go.id atau langsung di gedung layanan Perpusnas (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, t.t.).
  4. Unggahan penulis. Penulis sering mengunggah naskahnya di repositori kampus atau ResearchGate. Kutip tetap versi terbitnya, lengkap dengan DOI.
  5. Minta langsung kepada penulis. Kebanyakan penulis senang membagikan karyanya untuk keperluan riset.

Yth. Bapak/Ibu [nama penulis], saya [nama], mahasiswa [prodi, kampus] yang sedang menyusun skripsi tentang [topik]. Saya tertarik dengan artikel Bapak/Ibu berjudul "[judul]" ([nama jurnal], [tahun]), tetapi belum dapat mengakses teks lengkapnya. Apakah Bapak/Ibu berkenan membagikan salinannya untuk keperluan penelitian? Terima kasih.

Untuk penulis luar negeri, kirim pesan yang sama dalam bahasa Inggris. Hindari situs bajakan: selain melanggar hak cipta, berkasnya tidak bisa dijamin sama dengan versi resmi.

Telusuri Sitasi dan Susun Peta Literatur

Satu artikel yang sangat relevan bisa membuka puluhan rujukan lain. Telusuri ke belakang melalui daftar pustakanya, lalu ke depan melalui tautan jumlah sitasi di Google Scholar untuk menemukan penelitian yang lebih baru. Fitur "Artikel terkait" juga membantu. Semantic Scholar (semanticscholar.org) dapat dipakai sebagai mesin pencari tambahan, dan PubMed (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov) menjadi rujukan utama untuk bidang kesehatan.

Simpan setiap artikel yang lolos saringan ke Zotero atau Mendeley sejak awal; perbandingan keduanya ada di Mendeley vs Zotero. Kelompokkan rujukan per variabel atau teori, lalu ringkas dalam matriks penelitian terdahulu seperti yang dijelaskan di cara menyusun kerangka teori.

Catat juga jejak pencarian Anda. Pembimbing sering menanyakan dari mana referensi diperoleh, dan catatan ini memudahkan pencarian ulang saat revisi.

TanggalBasis dataKata kunciJumlah hasilArtikel dipakai
2026-10-17GARUDA"literasi keuangan" "minat investasi"(isi)(judul atau DOI)
2026-10-17Google Scholar"financial literacy" "investment intention"(isi)(judul atau DOI)

Kesalahan Umum saat Mencari Referensi

  • Berhenti di halaman pertama Google Scholar tanpa memakai operator atau filter tahun.
  • Mengutip artikel hanya dari abstrak tanpa membaca metode dan hasilnya.
  • Menganggap semua artikel yang muncul di Google Scholar sudah bermutu.
  • Menyamakan peringkat SINTA dengan kuartil Scopus.
  • Mengutip skripsi orang lain sebagai sumber utama, padahal jurnal yang dirujuknya bisa dibaca langsung.
  • Tidak mencatat sumber sejak awal, sehingga daftar pustaka harus disusun ulang di akhir.

Langkah Berikutnya

Mulailah dengan satu variabel: susun kata kuncinya, telusuri di GARUDA dan Google Scholar, lalu simpan lima sampai sepuluh artikel paling relevan yang sudah lolos cek kualitas. Setelah itu, tulis ringkasan tiap artikel sebelum pindah ke variabel berikutnya agar Bab 2 tumbuh bersamaan dengan pencarian. Pastikan setiap sumber dikutip dengan format yang benar menggunakan panduan sitasi dan daftar pustaka APA 7.

Jika Anda ingin pendampingan saat memilih dan menilai sumber, menyusun penelitian terdahulu, atau merangkai tinjauan pustaka, sesi bimbingan Bab 2 Jokify membahasnya bersama Anda pada draf Anda sendiri. Anda tetap menjadi penulisnya, sehingga setiap pilihan rujukan dapat Anda jelaskan saat sidang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa jumlah dan usia referensi yang ideal untuk skripsi?

Tidak ada angka nasional yang berlaku untuk semua kampus; jumlah minimal dan batas usia referensi ditetapkan pedoman fakultas atau prodi. Banyak prodi meminta sebagian besar rujukan berasal dari beberapa tahun terakhir, sementara teori dasar boleh memakai karya yang lebih tua. Cek pedoman Anda dan tanyakan kepada pembimbing sejak proposal.

Apakah skripsi atau tesis orang lain boleh dijadikan referensi?

Banyak kampus membolehkannya, tetapi skripsi sebaiknya tidak menjadi rujukan utama karena biasanya tidak melalui peer review seperti artikel jurnal. Gunakan skripsi untuk menemukan sumber, lalu baca dan kutip jurnal yang dirujuknya secara langsung. Jika tetap dikutip, cantumkan sebagai skripsi dengan format yang benar.

Bolehkah mengutip artikel yang diunduh dari ResearchGate?

Boleh, selama berkas itu memang naskah dari penulisnya dan isinya sama dengan versi terbit. Di daftar pustaka, tulis data versi terbitnya, yaitu nama jurnal, volume, halaman, dan DOI, bukan ResearchGate sebagai sumber. Jika yang tersedia hanya pracetak, periksa dulu apakah versi terbitnya sudah ada.

Apakah artikel pracetak (preprint) boleh dikutip?

Pracetak belum melalui peer review, sehingga temuannya masih bisa berubah. Kutip hanya bila tidak ada versi terbit dan topiknya memang sangat baru, lalu sebutkan statusnya sebagai pracetak. Untuk dasar teori dan hipotesis, utamakan artikel yang sudah terbit di jurnal bereputasi.

Apakah skripsi wajib memakai jurnal internasional?

Ketentuannya berbeda antarprodi; sebagian mewajibkan proporsi tertentu dari jurnal internasional, sebagian tidak. Kombinasi jurnal nasional dan internasional biasanya paling kuat, karena jurnal nasional memberi konteks Indonesia dan jurnal internasional memberi landasan teori yang luas. Ikuti pedoman prodi bila ada ketentuan tertulis.

Referensi

› terima konsultasi 24/7

Saatnya lulus tepat waktu.

Chat WhatsApp untuk konsultasi gratis. Kasih info: jurusan + kampus + bab/topik tugas. Kami balas estimasi harga & timeline dalam <24 jam.